Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2026

Seni Berdamai dengan Luka: Saat Ikhlas Menjadi Kekuatan

Gambar
Setiap orang pasti pernah merasakan patah. Tidak terkecuali saya. Namun, di tengah remuknya perasaan, saya teringat akan nasihat Ustadz Aman Wicahyo tentang bagaimana seorang beriman mengaplikasikan keimanannya: melalui tutur kata yang tenang tanpa amarah. Seorang hamba yang hatinya bersih dan menyakini bahwa garis takdir Allah adalah yang terbaik, akan mampu memaafkan keadaan.  Berdamai dengan hati yang lapang memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Sebagai seorang pendidik sekaligus mahasiswa, saya pun masih terus belajar memupuk jiwa menjadi pemaaf. Saya berusaha ikhlas dengan segala kondisi yang dijalani, meski jujur saja, proses itu sangatlah berat. Menerima Ketidaksempurnaan Diri Saya bisa menikmati udara hari ini karena saya memilih untuk menerima. Di titik ini, saya telah sampai pada tahap pasrah, tapi bukan berarti menutup diri. Saya ingin jujur pada diri sendiri bahwa saya memiliki kekurangan dan kelemahan. Sebagai hamba Allah, saya tidak ingin terlihat sempurna....