Terima kasih Diriku
Wahai diriku, terima kasih. Di saat hari lahirmu tak ada satu pun orang yang peduli, bahkan orang terdekat sekalipun, kamu masih tetap memikirkan kebutuhan mereka. Kamu sibuk mengerjakan urusan rumah tangga, padahal tak ada waktu untuk istirahat. Jadwalmu padat dari pagi buta sampai menjelang senja. Aku tahu rasanya jadi kamu; yang sering berpura-pura bahagia, tidak menuntut apa pun, hidup sederhana, dan hidup dalam beban tanggung jawab yang tiada habisnya. Aku tahu dalam hatimu menangis karena kamu baru menyesali semuanya saat ini, ketika usiamu sudah matang. Kamu rindu kehadiran malaikat tak bersayapmu. Aku tahu bagaimana kamu banting tulang demi senyum orang lain tanpa pamrih, tanpa meminta hak. Lucunya, masih ada saja orang yang mengacuhkanmu tanpa rasa iba atau rasa terima kasih. Aku tahu kamu sering tidak dihargai di tengah kebaikanmu sebagai seorang manusia. Namun, tahukah kamu? Di belahan bumi ini, kamulah yang paling dinanti. Jangan sedih, Allah bersamamu. Wahai jiwaku in...