Mengapa Hidupku Seberantakkan ini?
Apa kabar sahabat? Semoga hari ini kamu masih tersenyum dengan kehidupan yang tak baik-baik saja. Aku tahu rasanya jadi kamu, kadang aku juga merasa berada di posisi kamu saat ini. Ya, aku kadang berpikir bahwa akulah manusia yang paling menderita di dunia ini. Hidupku terasa gersang tanpa kasih sayang yang utuh, mulai dari masa kecil hingga aku menikah dan memiliki buah hati. Aku tidak pernah benar-benar merasakan kebahagiaan yang sepenuhnya; luka lama akibat keluarga yang broken home dan perlakuan buruk orang tua seolah terus membekas, bahkan saat aku sudah membangun rumah tangga sendiri. Ada masa di mana aku merasa sangat tidak berdaya, terombang-ambing dalam kegelisahan yang tak berujung, dan merasa berbeda dari orang lain yang tampak bahagia. Tekanan mental ini mulai menyerang fisikku hingga aku sering sakit-sakitan dan mudah stres. Aku sudah berupaya untuk memeluk diri sendiri dan mencoba berdiri. Namun, masalah baru selalu datang silih berganti, memb...