Memaknai Arti Kehidupan
"Sedikit orang yang menghargai hidup, serahkan hidupmu pada Sang Pencipta bukan pada manusia yang semena-mena merusak hidupmu sampai kamu terbelenggu dan tak tahu arah pulang."
Kadang kita lelah menapaki hidup yang serba sulit sampai kita ingin mengakhiri hidup
Kita terjebak oleh pikiran yang salah dan tidak memaknai anugrah hidup dari Tuhan dengan sebaik-baiknya
Kita selalu mengeluh dengan keadaan bahkan kita tak menyadari arti hidup yang sesungguhnya
Kita mudah patah dan menyerah. Padahal, hidup ini adalah anugerah terindah dari Sang Kuasa untuk kita.
Setiap manusia diberikan tiket masuk ke dunia sayangnya kita tidak memanfaatkan Deny baik dan tiket hidup kita sia-siakan dan bahkan kita merusak hidup sendiri dengan menyerah pada keadaan.
Kita tidak semangat menjalani hidup ini karena merasa diri paling menderita bahkan tak mau lagi menjalani hidup.
Padahal hidup hanya sekali banyak orang yang bermimpi untuk hidup lebih indah dan mengejar hidup yang sempurna hingga lupa bahwa setiap embusan napas hidup ini adalah impian para penyintas penyakit degeneratif yang hidupnya hanya tinggal menghitung hari, bulan dan tahun.
Coba sedikit saja hargai betapa hidup ini adalah anugerah dan kasih sayang dari Tuhan. Jangan sia-siakan hidup ketika masalah datang. Jangan sesali hidup ini. Jaga baik-baik tiket hidupmu sebelum kamu menutup mata.
Nikmati hidup bukan dengan merusaknya dengan kepalsuan tapi dengan baik yaitu menjaga kesehatan baik lahir maupun batin karena hidup ini tidak bisa dibayar dengan uang.
Kamu tidak bisa membeli surga atau menawar hidup. Itulah alasannya kamu tidak boleh bersikap acuh, sombong dan hanya kepada-Nya kamu menyerahkan jiwa dan raga.
Sebuah pelajaran berharga adalah setiap jejak hidup yang kita jalani bagian dari rasa syukur. Jangan pernah menyerah sekalipun dunia tak berpihak padamu. Semoga bermanfaat.

Komentar
Posting Komentar