Sepenggal Rasa yang Tertinggal
Kamu bertanya tentang malamku yang sunyi
Tentang garis waktu yang tak bisa diputar kembali
Tentang jiwa yang terseok-seok merapal doa
Kala senja datang.
Ini cerita yang tak lekang oleh waktu
Tentang aku, kamu dan pilu
Tentang rembulan yang merindu
Tentang pucuk daun yang bergoyang diterpa angin
Ini cerita tentang hilangnya waktu
Di setiap detiknya selalu ada tanya
Kapan kamu datang membawa sepercik harapan
Kapan kamu membawa segenggam senyum
Andai tak ada lagi bercak merah yang tertinggal
Tentang kamu,
Tentang luka yang kau toreh
Mungkin tidak sedalam ini perihnya,
Andai luka bisa hilang diterpa badai,
Mungkin tidak sedalam ini dinginnya air hujan
Dia mengguyur jiwa yang lara
Malam tak seperti biasanya,
Dia sendiri memeluk sunyi,
Menyanyikan air mata.
Depok, akhir April 2026

Komentar
Posting Komentar